Blaar, Ledakan Kejutkan Warga Kota Probolinggo

Lokasi Ledakan menjadi tontonan warga (Agus Salam.Jatim TIMES)
Lokasi Ledakan menjadi tontonan warga (Agus Salam.Jatim TIMES)

BANGKALANTIMES, PROBOLINGGO –  Warga di Jalan Sunan Bonang, RT 3 RW 1 Jalan Sunan Bonang, Kelurahan Jrebeng Wetan, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, mendadak geger Rabu (10/7) sekitar pukul 14.00. Penyebabnya, terjadi ledakan di gudang barang bekas (orop-orop). Ledakan itu memakan korban, Syaiful (49).

Belum diketahui pasti penyebabnya, bahkan benda yang meledakpun belum diketahui. Polres Probolinggo, masih menyelidiki dan mendalami peristiwa yang mengagetkan warga sekitar dan pengguna jalan itu. Sejumlah saksi di lokasi kejadian, termasuk Nur Hasan (38) pemilik gudang juga dimintai keterangan.

Di hadapan Kompol Sukatno, kapolsek Wonoasih, Polres Probolinggo Kota (Polresta), Syaiful mengaku, tidak tahu benda yang meledak. Tiba-tiba, ia mendengar bunyi ledakan dan setelah ditoleh, Syaiful yang mengangkut kerdus terkapar. “Enggak tahu apa yang meledak. Katanya, syaiful menginjak sesuatu dan meledak,” tandasnya.

Lantaran kaki bagian bawah dan lengan kiri terluka akibat ledakan, karyawan yang baru bekerja 2 minggu tersebut dilarikan ke RSUD dr Mohammad Saleh, kota setempat. Dijelaskan, siang itu, korban tengah memindah kardus yang sudah ditimbang ke truk yang parkir di jalan. Sebelum keluar dati pintu gudang, Nur Hasan mendengar suara ledakan.

Setelah ditoleh, Syaiful terkapar dan kaki serta tangannya mengeluarkan darah. Saat ditanya oleh Nurhasan, korban mengaku, menginjak sesuatu dan meledak. Pemilik gudang juga tidak tahu apakah peledak yang diij\njak anak buahnya tersebut, jatugh dari kardus yang diangkutnya, atau berada di tanah.

“Tapi menurut saya, barang yang meledak itu, ada di dalam kardus yang diangkut Syaiful. Jatuh lalu kena injak. Sepertinya bukan bondet. Karena tidak ada bekas serpihan. Kalau bondet kan ada serpihannya. Di sini meledaknya. Enggak ada bekas apa-apa kan,” ujarnya sambil menunjuk lokasi ledakan,” tambahnya.

Disebutkan, tak hanya Syaiful yang terkena ledakan, pagi sebelumnya Nurhasan mengaku, mengalami hal yang sama. Kala itu, ia menurunkan kardus dari bak kendaraan roda yang dibeli dari Andik, yang biasa menyetor ke gudangnya. Tiba-tiba meledak setelah saya menginjak kardus yang ada di tanah. ” Tapi ledakannya tidak dahsyat, Ini kaki saya tidak apa-apa,” sebutnya.

Dari hasil pengamatannya, diduga barang yang meledak ada di dalam dus yang dibeli dari Andik. Diduga, bahan peledak yang mengenai Syaiful jatuh dari kardus yang diangkat korban. Sedang kardus tersebut, juga dibeli dari Andik. “Belinya tadi pagi ke Andik. Terus saya angkut ke truk untuk dibawa ke pembeli. Andik nyari kardus bekas itu di Tempat pembuangan sampah sementara Ungup-ungup,” pungkasnya.

Kapolsek  Wonoasih, Kompol Sukatno belum bisa memastikan, brang yang meledak mengenai Nurhasan dan Syaiful. Menurutnya, butuh waktu untuk mengetahui, mengingat di lokasi kejadian tidak ada bekas ledakan, seperti serpihan. Karenanya,pihaknya masih mendalami peristiwa ledakan tersebut. “Belum bisa memastikan. Ya, masih kami dalami,” katanya singkat.

 

Pewarta : Agus Salam
Editor : A Yahya
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Probolinggo TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]bangkalantimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]bangkalantimes.com | marketing[at]bangkalantimes.com
Top