Masuk Nominasi Kota Kreatif Bekraf, Ini Keunggulan Kota Malang

Wali Kota Malang, Sutiaji (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).
Wali Kota Malang, Sutiaji (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).

BANGKALANTIMES, MALANG – Bersama dengan sembilan kota dan kabupaten lainnya, Kota Malang masuk 10 nominasi kota kreatif nasional oleh Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf). Rencananya, Wali Kota Malang Sutiaji dan tim akan melakukan pemaparan pada Selasa (18/6/2019) besok.

Wali Kota Malang Sutiaji menyampaikan, masuknya Kota Malang dalam nominasi tersebut tak lepas dari kreativitas yang sudah dibangun sejak 2016 lalu. Sederet inovasi untuk mengembangkan ekonomi kreatif juga sudah diterapkan dan telah tertuang dalam misi kedua Pemerintah Kota Malang.

"Ini juga sekaligus untuk menjawab pengangguran terbuka di Kota Malang hang memang sangat besar," katanya pada wartawan, Senin (17/6/2019).

Pria berkacamata itu menjelaskan, saingan Kota Malang untuk memperoleh predikat kota kreatif sangat berat. Sebab, seluruh kota gang masuk dalam nominasi terbilang memiliki keunggulannya masing-masing.

Meski begitu, ia optimistis tetap akan mendapat predikat sebagai kota kreatif dari Bekraf. Karena bukan hanya kriya, kuliner dan fashion saja yang diunggulkan. Keberadaan animasi dan programmer yang sudah banyak dikembangkan juga menjadi senjata tersendiri bagi Kota Malang yang terus diunggulkan.

"Dan selama ini karya animasi dan programmer yang dihasilkan Kota Malang banyak dilirik. Kota Malang selalu menjadi jujukan, dan ini adalah keunggulan Kota Malang," ujarnya.

Dalam satu tahun, menurutnya ada sekitar 4.800 lulusan program IT yang ditelurkan kurang lebih 22 perguruan tinggi yang memang konsentrasi pada bidang IT. Itu menjadi angin segar untuk menciptakan banyak teknologi baru dalam bidang IT ke depannya. "Ini juga upaya untuk menyongsong era 4.0, di mana Kota Malang jadi pilot projectnya," tambahnya.

Lebih jauh politisi Demokrat ini juga menyampaikan jika pada 2020 mendatang Pemkot Malang akan membangun Rumah Kreatif dengan anggaran hang cukup fantastis. Sehingga diharapkan perkembangan ekonomi kreatif nantinya jauh lebih besar lagi dari sekarang. "Tahun 2020 kami lebih konsentrasi pada rumah kreatif, dan akan dianggarkan," ucapnya.

Pewarta : Pipit Anggraeni
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]bangkalantimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]bangkalantimes.com | marketing[at]bangkalantimes.com
Top