31 PAC dan 154 Ranting di Surabaya Dukung WS Maju Pilwali

Ketua DPC PIDP Surabaya Wisnu Sakti Buana
Ketua DPC PIDP Surabaya Wisnu Sakti Buana

BANGKALANTIMES, SURABAYA – Jelang pemilihan wali kota Surabaya tahun 2020, DPC PDIP Surabaya mengklaim sudah solid untuk menghadapinya. PIDP Surabaya juga sudah sering melakukan konsolidasi di tingkat pengurus anak cabang (PAC) kecamatan dan juga ranting di kelurahan.

Dengan mendapat 15 kursi di DPRD Surabaya, PDIP bisa memunculkan calon sendiri. Sebab, sudah memenuhi syarat 20 persen dari jumlah suara yang ada dari 50 jumlah anggota dewan.

Meski demikian PDIP tidak menutup bakal melakukan koalisi dengan partai lain. Sehingga tidak menutup kemungkinan maju sendirian pada pilwali tahun depan.

Sekretaris DPC PDIP Surabaya Saifuddin Zuhri menyatakan meskipun sedang tidak ada hajatan politik PDIP Surabaya sudah solid. "Kita sering melakukan konsolidasi hingga ke tingkat akar rumput di PAC dan juga ranting," terangnya kepada SurabayaTIMES.

Karena itu dia beranggapan PDIP Surabaya sudah sangat siap menghadapi pilkada 2020 nanti. Apalagi pihaknya merupakan incumbent dalam 20 tahun atau empat periode pilkada di Surabaya terakhir ini.

Dalam waktu dekat ini antara bulan Agustus atau Oktober pihaknya bakal melakukan rapat kerja khusus. Di mana dalam rakersus tersebut akan dihadiri semua pengurus tingkat kecamatan dan juga kelurahan. "Di sana nanti akan resmi kami putuskan siapa calon yang bakal diusung," bebernya.

Namun sementara ini dia tidak menampik bakal mengusung ketua DPC PDIP Surabaya Wisnu Sakti Buana (WS) sebagai calon. Karena selain sebagai ketua Wisnu juga saat ini menjabat sebagai wakil wali kota Surabaya mendampingi Tri Rismaharini.

"Beliau kader terbaik dan sudah berpengalaman. Sehingga bisa membawa Surabaya nanti bisa lebih baik lagi dari sekarang," terang pria yang juga anggota DPRD Surabaya ini.

Namun, soal keputusan siapa yang bakal direkom menurutnya semua nanti bakal menjadi kewenangan dari DPP PDIP. "Pusat semua yang nanti akan menentukan. Termasuk melakukan fit and propper test," lanjutnya.

Ditanya apakah bakal ada pendaftaran terbuka, Syaifuddin mengaku masih belum tahu. Dia masih menunggu petunjuk pelaksana dari pusat. "Kalau memang ada pendaftaran terbuka, karena PDIP tidak menutup orang terbaik bagi siapapun yang ingin mengabdi dan mensejahterakan masyarakat Surabaya," imbuhnya.

Pewarta : M. Bahrul Marzuki
Editor : A Yahya
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Surabaya TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]bangkalantimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]bangkalantimes.com | marketing[at]bangkalantimes.com
Top