Foto Nenek 48 Tahun Terpaksa Harus Dihapus oleh Instagram, Alasannya karena Ini

Gina Stewart. (Foto: instgram @ginastewartofficial
Gina Stewart. (Foto: instgram @ginastewartofficial

BANGKALANTIMES, MALANG – Pihak Instagram terpaksa menghapus foto unggahan salah satu akun seorang nenek berusia 48 tahun, yakni Gina Stewart. Gina merupakan seorang model berkebangsaan Australia.

Gina selalu mencuri perhatian warganet di media sosial Instagram @ginastewartofficial lantaran selalu berbagi foto seksinya ke ratusan ribu followers-nya di Instagram. Karena itu, ia dijuluki netizen sebagai nenek terseksi di dunia.

Gina diketahui ibu dari empat orang anak dan telah memiliki cucu. Ia juga dikenal sebagai model majalah pria dewasa di Australia. Karena kerap berbagi foto seksi itulah, tak ayal beberapa foto Gina sampai harus dihapus oleh pihak Instagram.

Itu karena kebijakan Instagram memang memasang aturan ketat terkait foto seksi. Instagram melarang foto perempuan yang menampakkan puting, alat kelamin, dan sebagainya.

Gina mengaku bahwa kebebasan bereskpresinya diancam. "Di hari itu, fotoku dihapus oleh Instagram. Aku mem-posting ulang foto itu dengan versi disensor, tapi foto itu juga dihapus oleh Instagram,” kata Gina. “Sepertinya aku menjadi target Instagram. Menurutku, Instagram sudah terlalu jauh untuk kebebasan bersuara," imbuhnya. 

Gina mengaku takut kehilangan pengikutnya karena tak bisa lagi mengunggah foto seksinya. Ia pun memutuskan untuk pindah ke Twitter untuk mengunggah koleksi lain dari foto-foto seksinya.

Memang dari  sejumlah 333 unggahan fotonya itu, banyak terdapat foto seksi. Bahkan ia sering mengunggah pose tanpa mengenakan sehelai kain.

Beberapa unggahan yang telanjang itu hanya dtutupi rambut atau tangannya yang menutupi puting Gina. Menurt Gina, lantaran fotonya itu, ia dapat memiliki banyak pengikut. 
 

Pewarta : Irsya Richa
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]bangkalantimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]bangkalantimes.com | marketing[at]bangkalantimes.com
Top