Besok, Menristekdikti Dijadwalkan Ikuti Pemeriksaan Dugaan Pelanggaran Kampanye

Koordinator Divisi Sengketa Bawaslu Kota Malang Rusmifahrizal Rustam saat menemui awak media. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)
Koordinator Divisi Sengketa Bawaslu Kota Malang Rusmifahrizal Rustam saat menemui awak media. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)

BANGKALANTIMES, MALANG – Proses pengusutan dugaan kampanye terselubung yang dilakukan Menteri Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi (Menristekdikti)  Moh. Nasir oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Malang berlanjut. Besok (23/4/2019) pemeriksaan terhadap Nasir dijadwalkan berlangsung pukul 14.00 WIB di kantor Bawaslu RI di Jakarta.

"Senin ini (22/4/2019) tim Bawaslu Kota Malang akan bertolak ke Jakarta untuk persiapan pemeriksaan. Semoga berjalan lancar mengingat ini panggilan kedua setelah yang pertama dulu (Jumat, 12 April 2019) Pak Menteri Nasir tidak bisa hadir," ujar Koordinator Divisi Sengketa Bawaslu Kota Malang Rusmifahrizal Rustam. 

Rusmi mengungkapkan, proses pemeriksaan terus dilanjutkan meski gelaran Pemilu 2019 sudah berlangsung 17 April lalu. Pasalnya, berdasarkan aturan dalam Perbawaslu Nomor 7 Tahun 2018 dijelaskan bahwa penanganan pelanggaran pemilu dapat dilakukan selama 14 hari kerja sejak tanggal register perkara. "Meskipun pemungutan suara sudah selesai kasusnya terus ya. Kan masa kedaluwarsa kasus ini masih 29 April 2019, jadi masih ada waktu," sebutnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Menristekdikti Moh. Nasir diduga melakukan pelanggaran Pemilu saat hadir sebagai pembicara di Universitas Brawijaya (UB) Malang, pada 27 Maret 2019 lalu. Indikasi pelanggaran tersebut awalnya merebak di jejaring media sosial kalangan mahasiswa terkait ajakan memilih calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo. 

Saat menyampaikan kuliah tamu di Gedung Samantha Krida, Nasir menyampaikan makalah berjudul Kebijakan Kementerian Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0. Dalam paparannya, terdapat tagar (#) 2019 pilih Jokowi dan tagar lanjutkan dua periode. 

Kegiatan itu dihadiri ribuan mahasiswa dan civitas akademika UB. Nasir juga sempat meminta peserta seminar untuk melakukan scanning barcode yang didalamnya terdapat poster prestasi Presiden Joko Widodo. 

 

Pewarta : Nurlayla Ratri
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]bangkalantimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]bangkalantimes.com | marketing[at]bangkalantimes.com
Top