Puncak Musim Hujan, Dinkes Pemkab Blitar Optimalkan Sosialisasi DBD

Ilustrasi.(Foto : Goggle Images)
Ilustrasi.(Foto : Goggle Images)

BANGKALANTIMES, BLITAR –  

 Kasus demam berdarah dengue (DBD) masih menjadi ancaman bagi masyarakat Kabupaten Blitar. Apalagi memasuki musim hujan, biasanya jumlah kasus DBD cenderung meningkat.

Guna mengantisipasi menjangkitnya wabah DBD, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blitar akan gencar gencar melakukan upaya pencegahan. Antara lain menggelar sosialisasi kepada masyarakat terkait pemberantasan nyamuk hingga pengetahuan tentang penyakit DB, mulai dari gejala dan penyebarannya.

“Intinya, selain gencar melakukan pencegahan perkembangbiakan nyamuk penyebab DBD, kami juga akan terus menyosialisasikan bahaya DBD. Mulai dari gejala hingga penanganannya,” ucap Kepala Bidang Pencegahan Pemberantasan Penyakit Dinkes Kabupaten Blitar Krisna Yekti.

Langkah Dinkes ini cukup beralasan. Pasalnya, bila melihat data tahun sebelumnya, jumlah penderita DBD di Kabupaten Blitar berada di angka yang cukup tinggi. Merujuk tahun 2018 lalu, jumlah kasus DBD di Kabupaten Blitar meningkat 300 persen jika dibandingkan dengan  2017.

Pada tahun 2017, jumlah penderita DBD ada 94 orang dan empat di antaranya meninggal dunia. Sedangkan  2018, jumlah penderita DBD mencapai 358 orang dan delapan di antaranya meninggal dunia. “Jika melihat data, kasus demam berdarah di tahun 2018 meningkat tiga kali lipat dibandingkan tahun 2017,” terangnya.

Dijelaskan, ada beberapa penyebab meningkatnya kasus DBD di tahun 2018. Yakni cuaca ekstrem dan rendahnya pemahaman warga terkait DBD. Alhasil, banyak warga yang terlambat membawa penderita DBD sehingga penanganan medis juga terlambat. 

“Rata-rata warga kurang paham gejala awal DBD. Cuaca ekstrem juga turut menjadi penyebab perkembangbiakan nyamuk Aedes Aegypti,” kata Krisna.

Dia menjelaskan, rata-rata penderita DBD yang meninggal di tahun 2018 mayoritas anak-anak. Terkait itu, ada beberapa hal yang akan dilakukan untuk meminimalisasi kasus DB di tahun 2019.

“Di puncak musim hujan ini masyarakat harus mewaspadai penyebaran DBD. Jika tidak diantisipasi, tidak menutup kemungkinan penyebaran DB akan meluas,” pungkasnya.(*)

Pewarta : Aunur Rofiq
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Blitar TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]bangkalantimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]bangkalantimes.com | marketing[at]bangkalantimes.com
Top